Beauty

Dari Plasenta Hingga Bintang Laut, 5 Kandungan Aneh Ini Ada di Sheet Mask Korea

By Sarah S. Christiani  |   about 2 years ago
Dari Plasenta Hingga Bintang Laut, 5 Kandungan Aneh Ini Ada di Sheet Mask Korea

Sheet mask merupakan salah satu produk kecantikan yang populer dan digemari banyak orang, tapi beberapa sheet mask dari Korea ini punya kandungan yang aneh dan unik mulai dari plasenta hingga bintang laut. Kebayang nggak, sih? 

Ketika membicarakan produk skincare, ada beberapa bahan umum yang kita semua kenal dan cintai, misalnya lemon, aloe vera, lavender, olive oil, bunga-bungaan dan masih banyak lagi. Tapi, di Korea, yang terkenal sebagai negara yang selalu berinovasi mengenai produk perawatan kulit, rupanya nggak berhenti pada ramuan dengan kandungan yang normal dan umum ini.

Bahan-bahan yang aneh dan tidak biasa berlimpah di sheet mask Korea mulai dari jenis sayuran, ekstrak hewan, hingga bahkan racun. Ingin tahu ada apa saja dan bagaimana bahan aneh ini bisa bermanfaat bagi kulit kalian? Ini dia 5 kandungan sheet mask yang aneh yang dimiliki brand Korea! 

1. Plasenta 

Plasenta sheet mask
Sheet Mask Plasenta (dok. Pinterest)

Tahu plasenta kan, Girls? Tapi bisa ngebayangin nggak kalau plasenta dijadikan bahan masker untuk wajah? 

Sebagai organ yang menyediakan makanan bagi bayi mamalia sebelum lahir, plasenta dipenuhi dengan vitamin dan nutrisi yang dapat memberikan kulit kalian dengan banyak manfaat seperti melembapkan, mengecilkan pori-pori, peningkatan pergantian sel, dan masih banyak lagi. Plasenta yang digunakan dalam produk perawatan kulit cenderung berasal dari domba dan babi. Err.... tertarik pakai? 

2. Racun lebah 

bee venom
Sheet Mask Bee Venom (dok. adverts)

Racun lebah, atau apitoxin, adalah cairan yang disuntikkan oleh lebah ketika menyengat. Kalian mungkin bertanya-tanya bagaimana racun dapat bermanfaat bagi kulit dan sampai dijadikan kandungan masker. Tetapi ternyata dalam dosis kecil, zat ini dapat bekerja dengan baik. Rahasianya adalah racun itu membuat kulit kita berpikir bahwa kita telah disengat (dengan sangat ringan) dan memicu respons alami tubuh yaitu meningkatkan aliran darah ke wajah dan mendorong produksi kolagen dan elastin. Hasilnya, kulit lebih kencang, elastis dan mengurangi keriput dan bekas luka. 

3. Teripang 

sheet mask
Sheet Mask Teripang (dok. sorabelle)

Teripang jelas bukan makhluk pertama yang akan muncul di pikiran kita untuk tujuan perawatan kulit. Tetapi  di Korea, ada lho masker dengan kandungan teripang yang menjanjikan penyegaran, hidrasi, dan kulit awet muda dari masker gel pendingin ini. Peptida dari ekstrak teripang mendorong pembentukan kolagen dan meminimalkan garis dan kerutan. 

4. Horse oil 

horse oil
Sheet Mask Horse Oil (dok. Guerisson)

Tenang saja, walau namanya horse oil, nggak ada kuda yang dibunuh semata-mata untuk produk kecantikan manusia.  Horse oil atau minyak kuda adalah produk sampingan dari industri daging kuda. Beberapa negara di Asia dan Eropa memang diketahui mengonsumsi daging kuda. Minyak ini dibuat dari lemak hewan, dan dikatakan memiliki susunan yang mirip dengan sebum manusia. Ini berarti minyak kuda mudah diserap ke dalam kulit, tanpa terasa berat atau meninggalkan residu berminyak seperti beberapa produk.  Minyak ini bertindak sebagai penghalang alami, memperbaiki dan melembabkan kulit agar kulit jadi segar dan ringan. 

5. Bintang laut 

mizon starfish
Sheet Mask Bintang Laut (dok. Mizon)

Bintang laut memiliki kemampuan luar biasa untuk menumbuhkan kembali anggota badan yang hilang, jadi tidak mengherankan kalau bintang laut terkenal karena kekuatan regeneratif mereka. Masuk akal kalau ekstrak bintang laut yang kaya akan kolagen, dapat membantu mengembalikan sifat kulit yang muda, menghaluskan kerutan dan mendorong pergantian sel kulit untuk membuat wajah cerah dan sehat. 

Itu dia 5 sheet mask Korea dengan kandungan bahan yang aneh dan nggak biasa, kalian pernah coba? 

skincare
sheetmask
fyi
bahananeh
maskerkorea
Written By
Sarah S. Christiani

Hobi menulis, Sarah S. Christiani yang akrab dipanggil Sorasarah mengawali karier menulisnya sebagai reporter di majalah Asian Look, kemudian menjadi fashion writer dan stylist di Bintang Indonesia, serta editor di Teen.co.id dan kini bergabung dengan The Shonet. 

Selain fashion dan K-Pop, Sarah juga hobi traveling, café-hopping dan menghabiskan waktu senggangnya dengan membaca novel dan menonton ulang film kesukaannya, seperti Interview with the Vampire. 

All Comments (0)

Related Posts

Insiders Program Challenge

Become The Shonet Insider!

Now anyone can become an insider, including you!