Fashion

Gaya Glamor '80-an dan Spirit Fashion Tanpa Gender Jadi Tema Utama Koleksi Gucci Spring/Summer 2019

By THE SHONET Luxury  |   about 2 years ago
Gaya Glamor '80-an dan Spirit Fashion Tanpa Gender Jadi Tema Utama Koleksi Gucci Spring/Summer 2019

Nostalgia menjadi salah satu tema besar di ajang fashion week kali ini. Kali ini giliran Gucci yang pertama kalinya berpartisipasi di Paris Fashion Week, menghadirkan nuansa nostalgia bergaya glamor dari dekade '80-an. Tentu, bukan Gucci bila tak mengemasnya dengan penuh fantasi dan berkesan imajinatif. Dari kehadiran burung kakak tua sampai celana dalam yang dikenakan sebagai luaran dari setelan jas untuk pria, koleksi Gucci kembali menekan batasan fashion dan gender.

Imajinasi Liar Gucci 

Koleksi Gucci Spring/Summer 2019/Dominique Charriau/Getty Images for Gucci

Peragaan dibuka dengan gaun sequins yang dikenakan bersama feathers scarf, topi dan celana warna shocking pink. Siluet bahu lebar dan bervolume menjadi benang merah dari rancangan sang creative director, Alessandro Michele. Inspirasi bernuansa night club dressing terlihat pada sejumlah look seperti slip dress aksen metallic, gaun midi motif leopard dan aksesori berupa tiara. Untuk busana sehari-hari, Alessandro Michele menawarkan cardigan, tracksuit bergambar ilustrasi Dolly Parton, dan rok lipit berpotongan asimetris. Aksi teatrikal hadir ketika salah seorang model berjalan dengan seekor burung kakak tua bertengger di bahunya.

Koleksi Gucci Spring/Summer 2019/Dominique Charriau/Getty Images for Gucci

Bila pada koleksi busana wanita cenderung repetitif dari koleksi musim sebelumnya, maka koleksi pria lebih terasa eksploratif. Jaket aksen fringe, setelan warna metallic, leotard yang dikenakan bersama track pants, dan look terakhir berupa setelan jas yang dikenakan bersama celana dalam berhiaskan pola berbentuk kerang.

Koleksi Gucci Spring/Summer 2019/Dominique Charriau/Getty Images for Gucci

Meski terlihat berlebihan, Gucci sebagai salah satu rumah mode dengan pertumbuhan paling pesat, menjadi contoh nyata bahwa untuk menghasilkan koleksi yang sukses secara komersial tidak perlu mengorbankan visi estetis dari desainer yang bersangkutan. Begitu pula bagi desainer, mereka tidak perlu sampai kehilangan identitas dalam berkreativitas dalam melansir koleksi yang bisa diterima pasar. Sensibilitas dan determinasi untuk beradaptasi dengan geliat sosial masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan Gucci khususnya sang creative director, Alessandro Michele.

Baca juga: artikel fashion lainnya dari Rayoga Akbar Firdaus

Koleksi Gucci Spring/Summer 2019/Dominique Charriau/Getty Images for Gucci

Mungkin saja di tahun depan, khususnya di arena street style saat fashion week di bulan Februari, kita akan melihat seorang pria akan memakai look padanan jas dan celana dalam tersebut. Garis desain imajinatif yang liar itu tak hanya menjadi simbol kebebasan berbusana bagi pria dan wanita tapi juga menjadi penyegar diera gaya streetwear yang masih mendominasi.  

fashion
gucci
parisfashionweek
springsummer2019
Written By
THE SHONET Luxury

Welcome to The Shonet Luxury! Kenali lebih dalam seputar luxury lifestyle dari mulai runway, trend, hingga travel update.

 

All Comments (0)

Related Posts

Insiders Program Challenge

Become The Shonet Insider!

Now anyone can become an insider, including you!