LIFESTYLE   |   9 NOVEMBER 2018

Ini 8 Aturan Kerajaan yang Diubah Oleh Putri Diana dan Diikuti Oleh Penerusnya

Ini 8 Aturan Kerajaan yang Diubah Oleh Putri Diana dan Diikuti Oleh Penerusnya
royal.uk

Ternyata ada 8 aturan kerajaan yang diubah oleh Putri Diana dan kemudian diikuti oleh penerusnya, lho! Mau tahu apa saja? 

Putri Diana atau yang kita kenal dengan Lady Diana memang selalu memiliki kontroversi di hidupnya. Dia memilih bercerai dengan Pangeran Charles dan meninggalkan keluarga kerajaan. Namun, Putri Diana adalah pribadi yang sangat kuat. Dan dia mampu mengubah aturan kerajaan yang begitu kaku dan akhirnya diikuti oleh anak dan menantunya.

Apa saja kah itu? Cek di bawah!

1. Dia tidak mengatakan “saya mematuhi” di pernikahannya

Putri Diana dan Pangeran Charles

Buku Doa Umum Anglikan tahun 1662 menetapkan bahwa mempelai wanita harus berjanji untuk “mematuhi” perintah suami mereka dalam janji pernikahan mereka. Aturan tersebut juga sudah dihapus pada edisi yang baru, tahun 1928. Namun, keluarga kerajaan, termasuk Ratu Elizabeth II, terus menggunakan aturan yang lama saat pernikahan mereka. Cukup kontroversi ketika Putri Diana tidak mengatakannya ketika menikah dengan Pangeran Charles pada tahun 1981. Namun, yang dilakukan Putri Diana ternyata diikuti oleh Kate Middleton dan Meghan Markle yang tidak mengucap kata “saya mematuhi suami saya” ketika mereka menikah.

2. Dia membawa anaknya ikut dalam tur kerajaan

Putri Diana Mengajak William Royal Tour

Sampai Putri Diana tergabung dalam keluarga kerajaan, meninggalkan anak-anak di rumah saat para pangeran dan putri mengadakan tur kerajaan adalah hal yang biasa. Saat Pangeran Charles dan Putri Anne berusia 5 tahun dan 3 tahun, Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip meninggalkan anak-anaknya di Inggris selama setengah tahun untuk mengikuti tur besar kerajaan ke negara Persemakmuran. Putri Diana tentu tidak suka meninggalkan anak-anak mereka. Ketika Pangeran William baru berusia 9 bulan, Putri Diana bersikeras mengajaknya ikut tur kerajaan. Pangeran William pun mengikuti jejak ibunya dengan membawa anak-anaknya pada kunjungan internasional.

3. Dia tidak menyuruh anak-anaknya homeschooling

Putri Diana, Pangeran William, Pangeran Harry

Pangeran Charles adalah salah satu calon raja pertama yang pergi ke prep school daripada hanya dididik secara pribadi, tapi dia tidak meninggalkan guru pribadinya hingga dia berusia 8 tahun. Namun, ketika dia dan Diana membesarkan anak-anak mereka, mereka mengirim William dan Harry langsung ke sekolah dengan anak-anak lain di taman kanak-kanak.

4. Dia melahirkan di rumah sakit

Putri Diana Melahirkan Pangeran William

Ratu Elizabeth II dan pendahulunya selalu melahirkan anak-anak mereka di tempat tinggal kerajaan, Pangeran Charles lahir di Instana Buckingham. Namun, anak perempuannya, Putri Anne, adalah wanita kerajaan pertama yang melahirkan di rumah sakit, dan Diana mengikutinya. Foto Putri Diana yang berdiri di luar Rumah Sakit St. Mary dengan bayi-bayinya menjadi ikon. Kate Middleton juga melahirkan ketiga anaknya di rumah sakit Lindo Wing dan melangkah keluar setelah operasi sambil membawa bayi.

5. Dia berhenti menggunakan tradisi memakai sarung tangan

Putri Diana tanpa sarung tangan

Kamu pasti jarang melihat Ratu Elizabeth pergi keluar tanpa sarung tangan ikoniknya, tapi Putri Diana tetap membiarkan tangannya kosong. Orang-orang mengatakan bahwa Putri Diana tidak suka mengenakan aksesoris tersebut karena dia lebih suka berkontak langsung dengan masyarakat. Dan sekarang-sekarang ini, pasti kamu sering melihat The Duchess of Sussex jarang mengenakan sarung tangan putihnya.

6. Dia jarang memakai topi

Putri Diana tanpa topi

Sarung tangan bukan satu-satunya aksesoris yang tidak dipakai oleh Putri Diana, dia juga memilih untuk tidak mengenakan topi setiap ada acara kunjungan kerajaan. “Dia berkata, 'Kamu tidak bisa memeluk seorang anak dengan topi karena terhalang,” kata Eleri Lynn, kurator dari pameran Diana: Her Fashion Story, memberi tahu Majalah People.

7. Dia tidak takut pada kontroversi

Putri Diana menyalami pasien

Keluarga kerjaan itu sangat menjunjung tinggi sopan santun dan menghindari isu-isu kontroversional. Oleh karena itulah semua anggota kerajaan menjauhi hal-hal tersebut. Namun, berbeda dengan Putri Diana. Ketika Putri Diana berjabat tangan dengan tangan langsung pada seorang pria yang menderita HIV/AIDS pada tahun 1987, itu cukup mengundang kontroversi. Pada saat itu, dianggap bahwa AIDS dapat disebarkan melalui sentuhan sehingga melihat salah satu anggota kerajaan Inggris berjabat tangan langsung dengan penderita AIDS, mereka semua heboh.

Namun, yang dilakukan Putri Diana membuktikan bahwa anggapan tersebut tidak benar dan Putri Diana tidak terkena penyakit tersebut.  Sekarang, Pangeran William, Pangeran Harry, Kate Middleton, dan Meghan Markle sedang berkampanye tentang stigma seputar kesehatan mental.

8. Dia adalah Ibu yang membebaskan anaknya

Putri Diana, Pangeran William, Pangeran Harry

Diana mungkin membesarkan dua pangeran, tapi dia tidak membesarkan putra-putranya dengan cara tradisional kerajaan. Dia sering membawa anak-anaknya pergi makan pizza atau McDonald, membawa mereka ke Disney World, atau bahkan membiarkan mereka naik kereta atau bus pada kesempatan tertentu. William dan Harry telah menyatakan betapa bersyukurnya mereka telah memiliki Ibu yang membiarkan mereka menjalani kehidupan seperti orang normal, dan mereka pun akan mengikuti tradisinya. Terbukti, William dan Kate adalah orang tua yang langsung mengurus anak-anaknya, membawa anak-anaknya ke sekolah sendiri daripada menyuruh staf untuk mengantar.

BACA JUGA: Ternyata, Ada 8 Peraturan Ketat untuk Anak-anak Kerajaan yang Harus Dipatuhi, Lho!

Source foto: RD.com

Yap, Putri Diana bisa dikatakan rebel pada aturan kerajaan dan mengubahnya tapi perubahan tersebut malah berdampak baik untuk anak-anaknya dan penerusnya.

Zahra Aminati
Zahra Aminati

LIFESTYLE   |   9 NOVEMBER 2018