Lifestyle

Ini Alasan Mengapa Perempuan Menjadi Pemimpin di Royal Family

By THE SHONET Empowerment  |   about 2 years ago
Ini Alasan Mengapa Perempuan Menjadi Pemimpin di Royal Family

Ada banyak negara yang belum bisa menerima perempuan sebagai pemimpin. Seperti Amerika yang belum dapat mewujudkan perempuan menjadi presiden mereka. Berbeda dengan Inggris yang bentuk negaranya kerajaan, mereka justru dengan lapang dada di pimpin oleh wanita luar biasa yaitu Queen Elizabeth II. Bahkan Ratu Elizabeth menjadi pemimpin terlama dalam sejarah Inggris, ia telah melewati banyak kejadian di Britania raya dari perang dunia II, tewasnya Princess Diana, pergantian beragam perdana menteri dan banyak kejadian senang maupun sedih lainnya. 

Selain itu, putri-putri Inggris pun seperti Kate Middleton, Meghan Markle, dan lain sebagainya selalu bisa mengambil hati rakyatnya dengan berbagai kegiatan serta kesempatan. Berikut adalah alasan mengapa perempuan menjadi pemimpin di Royal Family

1. Down to Earth 

Princess of Wales

Perempuan adalah sosok yang humble dan dapat beramah tamah dengan orang-orang sekitar, rakyat biasa maupun orang-orang penting yang selalu ia temui setiap harinya. Karakter tersebut dapat membawa mereka untuk bergerak langsung membantu orang-orang yang membutuhkan. Seperti saat perang dunia II berlangsung, Ratu Elizabeth menyebarkan pesan untuk rakyatnya dari sebuah radio agar tetap berlindung dan jangan takut. Saat mendiang Princess Diana melakukan aksi sosial bersama anak-anak yang terkena HIV/Aids, ia menyentuh dan merangkul anak-anak tersebut tanpa memakai sarung tangansedikit pun. Ia ingin orang-orang paham bahwa HIV tidak menular lewat sentuhan. 

2. Banyak Inovasi-Inovasi Baru

Kate Middleton

Dari Princess Diana, Kate Middleton,  hingga Meghan Markle selalu punya aktivitas sosial sesuai dengan minat masing-masing. Ada yang membuat gerakan perlindungan orang-orang yang terkena HIV, cancer, mendukung para atlit, ataupun melindungi hak asasi manusia. Inovasi-inovasi tersebut selalu memberikan dampak postif terhadap lingkungan dan sesama.

3. Berani untuk Mematah Tradisi 

Meghan Markle

Dalam Royal family ada banyak tradisi dan peraturan yang perlu dipatuhi. Namun jika peraturan tersebut drasa tidak relevan lagi, tradisi tersebut bisa saja dipatahkan. Seperti Meghan Markle sebelum menikah sudah datang ke acara natal istana, padahal hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh wanita-wanita lainnya seperti Kate Middleton. 

4. Mampu Menyuarakan Keresahan Rakyatnya

Kate Middleton

Perempuan bisa lebih peka terhadap fenomena-fenomena disekelilingnya. Simpati dan empati langsung keluar jika mendengar berita-berita yang ia rasa tidak enak. Maka putri-putri pada kerajaan pun selalu bergerak dalam aksi sosial untuk membantu mereka. 

5. Jago Mengontrol Emosi

Ratu Elizabeth

Ada ratusan bahkan puluhan acara untuk seorang pemimpin kunjungi, dan begitu banyak masalah untuk diselesaikan. Namun seorang pemimpin perlu penampilan yang tetap maksimal dengan senyum paling hangat agar yaman dilihat orang-orang. Perempuan selalu bisa menampilkan itu semua. Lihat saja foto-foto ratu serta putri yang selalu on point. 

Baca juga artikel lainnya dari Nabila Shafira

Nah itu tadi beberapa alasan mengapa perempuan bisa menjadi pemimpin yang baik di kerajaan Inggris. So girls, kamu juga bisa belajar seperti para keluarga kerajaan, contohnya dengan memulai dari diri sendiri untuk sering menolong dan membantu sesama!

women
royal
family
perempuan
Written By
THE SHONET Empowerment

Your voice matters! Inspirasi seputar isu terkini dari politik hingga sosial dari sudut pandang perempuan.

 

All Comments (0)

Related Posts

Insiders Program Challenge

Become The Shonet Insider!

Now anyone can become an insider, including you!