Beauty

Jarang Manicure dan Pedicure? Ini 3 Akibat yang Dapat Terjadi Pada Kukumu, Babes!

By Karina Kyoko Y  |   about 1 month ago
Jarang Manicure dan Pedicure? Ini 3 Akibat yang Dapat Terjadi Pada Kukumu, Babes!
Stylist

Sama pentingnya dengan kulit dan rambut, kuku juga perlu dirawat secara rutin. Manicure merupakan perawatan kecantikan untuk kuku tangan, sedangkan pedicure untuk kuku kaki. Selain dibersihkan, tangan dan kaki biasanya diberikan sedikit pijatan agar semakin relax, Babes. Kalau kamu termasuk orang yang jarang melakukan manicure dan pedicure, ini 3 akibat yang dapat terjadi pada kukumu yang perlu kamu ketahui!

Mudah rapuh

Jarang melakukan manicure dan pedicure dapat membuat kuku menjadi lebih mudah rapuh dan patah. Nggak hanya itu, pertumbuhan kuku akan menjadi terhambat, lho!

Baca juga: Review Sabun Muka dengan Kandungan Kolagen, Senka Perfect Whip Collagen In!

Timbul masalah kuku

Saat menggunakan sepatu atau alas kaki yang tertutup, kuku pasti mengalami pergesekkan. Masalah kuku yang bisa ditimbulkan dari pergesekkan tersebut adalah cantengan. Karena tertutup, kuku kaki dan kulit kaki akan menjadi mudah lembap dan memunculkan banyak bakteri.

Kutikula kuku nggak sehat

Mudah rapuh dan timbul masalah kuku udah termasuk tanda-tanda kuku yang nggak sehat, Babes. Kalau kamu jarang menyempatkan diri untuk manicure dan pedicure, nggak hanya bagian kuku, namun kutikula pada jari-jari juga nggak akan sehat secara sempurna.

Baca juga: 3 Quick Step Daily Skincare with Senka Perfect Whip Face Wash

Pada umumnya, manicure dan pedicure dianjurkan untuk dilakukan setiap dua minggu sekali. Sebagai opsi lain, kamu bisa melakukannya selama sebulan sekali aja, Babes.

beauty
kuku
pedicure
nailcare
manicure
akibatjarangpedicure
akibatjarangmanicure
Written By
Karina Kyoko Y

A sunset lover

All Comments (0)

Related Posts

The Shonet Monthly Issue
The Shonet Monthly Issue

Insiders Program Challenge

Become The Shonet Insider!

Now anyone can become an insider, including you!